/> Skip to main content

Dasar Troubleshooting Komputer yang Wajib bagi Teknisi

Dasar Troubleshooting Komputer yang Wajib bagi Teknisi  - Troubleshooting adalah mencari letak dimana suatu kesalahan atau kerusakan terjadi.Teknik yang digunakan dapat dikategorikan dalam 2 kelompok yaitu Modulator Troubleshoting Technic dan Discreet Troubleshooting Technic.Teknik yang terakhir disebutkan telah lama digunakan dan dikenal oleh masyarakat karena teknik ini digunakan untuk memperbaiki peralatan elektronika seperti radio,Televisi,Amplifier dan lainnya.
Ciri khas teknik ini adalah dipakai pada peralatan yang papan rakitannya terdiri dari 1 atau PCB,karenanya pelacakan kerusakan dituntut untuk mencari kerusakan sampai ketingkat komponen.Bayangkan bila ada 1000 komponen di suatu PCB,maka kita harus memperhatikan semuanya.

Secara khusus pengertian Modular Troubleshooting Technic pada komputer adalah cara menentukan lokasi letak kesalahan atau kerusakan berdasarkan respon setiap komponen komputer terhadap sistem dasar.

Teknik ini sangat sederhana dan secara tidak langsung telah dijelaskan pada teknik perakitan sebelumnya,dalam procedur pelaksanaannya teknik ini terbagi menjadi dua cara yaitu Forward Procedure dan Backward Procedure.

Forward Procedure adalah melakukan analisa pelacakan berdasarkan urutan perakitan komponen perakitan komponen komputer.Prosedur ini digunakan untuk menangani kesalahan-kesalahan yang terjadi selama perakitan sedang berlangsung,atau komputer belum menjadi satu sistem.

Backward Procedure adalah melakukan analisa pelacakan kerusakan berdasarkan kondisi awal komputer yang benar-benar baik dan keadaan komputer saat rusak.Procedur ini digunakan untuk menangani kerusakan-kerusakan yang terjadi pada saat komputer pelanggan atau masyarakat rusak.

Walaupun berbeda dalam cara menetapkan kemungkinan analisa kerusakannya namun keadaan procedur Forward dan Backward didasarkan pada teknik yang sama yaitu "POST".Kita akan melihat bagaimanakah menentukan lokasi secara Backward,sedangkan procedur Fordward adalah sama dengan teknik perakitan.Berikut contoh ilustrasi dari kedua procedur tersebut :

Backward Procedure tidak mengenal adanya kesalahan perakitan sepertihannya Fordward Procedure.
Backward Procedure didasarkan atas kondisi awal komputer yang benar-benar baik karena dalam Backward Procedure hanya dikenal kerusakan

Berikut ini urutan komponen-komponen komputer beserta lokalisasi kerusakannya:
  1. Power Supplay
  2. Motherboard
  3. Speacker
  4. SIMM RAM
  5. Card VGA
  6. Keyboard
  7. Card Input Output
  8. DiskDrive
Backward Procedure berarti kita melakukan analisa mundur dari urutan kompoen nomor tertinggi hingga komponen nomor terendah.

Kerusakan tingkat pertama berada pada lokasi komponen nomor 5 hingga untuk menentukan letak kerusakan sebenarnya kita menggunakan analasa tampilan.Seperti dijelaskan pada teknik perakitan saat kita memasang setiap komponen satu persatu setelah minimum ( sistem minimum sebagai sebutan sebagai sebutan untuk rakitan mulai komponen 1 hingga 5) maka setiap keberadaan komponen akan memiliki respon tampilan yang berbeda-beda.Dengan melihat tampilan pesan kesalahan yang ada di layar maka kita bisa memastikan komponen apa yang rusak.

Kerusakan tingkat Kedua berada pada lokasi komponen nomor 3 hingga 5.Untuk menentukan letak kerusakan sebenarnya kita menggunakan analisa suara atau bunyi yang dikeluarkan speaker.Dalam hal ini yang diperhatikan adalah keberadaan/keberfungsian SIMM dan Card VGA.Kerusakan di antara keduanya akan menimbulkan bunyi yang kedua (bukan berupa bunyi beep sekali atau dua kali).

Kerusakan tingkat ketiga berada pada lokasi komponen nomor 1 dan 2 untuk menentukan letak kerusakan sebenarnya kita membutuhkan alat ukur semacam Multi meter untuk mengukur besaran tegangan yang ada dan menganalisa hasil pengukuran tersebut.

Head yang bergeser haru kalibrasi kembali agar head tersebut benar-benar berada pada posisi aslinya kembali.Untuk melakukan hal ini harus menggunakan utility khusus yang membantu kita melakukan kalibrasi sendiri menggunakan komputer kita.

Utility ini tidak terlalu sulit dan kita bisa membuatnya sendiri tetapi karena sifatnya untuk memperbaiki hardware maka utility ini tidak dipublikasikan.
Berikut adalah panduan praktis melakukan lokalisasi kerusakan komputer secara Backward
  • Kerusakan yang masih memberikan tampilan tulisan normal pada layar monitor,yang disebut bunyi beep satu kali atau dua kali,lokalisasinya berada pada tingkat kerusakan pertama.Perhatikan dan catatlah kembali respon setiap komponen dengan mengulangi teknik perakitan.
  • Kerusakan yang menimbulkan bunyi beep beberapa kali (lebih dari dua kali) dan biasnya tanpa ada tampilan di layar maka lokalisasinya berada pada tingkat kerusakan kedua.
  • Kerusakan tanpa ada respon adapun (tidak ada bunyi atau tampilan) maka dikhawatirkan kerusakan terjadi pada Power Supplay atau Motherboard dalam hal ini kita harus menngukur tegangan DC keluaran Power Suplay untuk menyakinkan bahwa Power telah diberikan dengan benar.
Nah itulah standart yang digunakan untuk mendiagnosa/mecari troubleshooting dalam komputer,optimasi cara dari teknisi menangani adalah akan tetap pada jalur standart ini,hanya pengembangan yang dirasa akan lebih tepat dan cepat saat penanganan troubleshooting.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->